KERINDUAN
TERTUNDA
By
Natalino Neparasi
Karang dan tandus mulai memangil
Wangi Cendana mulai terurai bersama angin
Buih tuak menawan memalingkan nostalgia
Keresahan mengendap terbenam bersama
mentari
Guratan itu terlukis jelas dalam ingatanku
Lima
tahun tanjung teluk itu masih sama
Puing-puing pondasi mulai berbentuk rumah
Aku
bersikukuh pada sejuntai bayang
Taburan benih kebencian kian merasuk
Ku berlabuh dan terdampar pada air tenang
Penaku bergerak mecipta syair
Kutulis rasa yang tengelam terlalu dalam
Ingin kukuras, semakin ku kuras semakin
terisi
Kucoba menjamah bayang namun tak terasa
Jeritan ku meledak ketika fajar menyingsing