Minggu, 24 September 2017

Sajak Harap

Sajak Harap
 By Natalino
Kemarin kuukir egoku di batu cadas
Menyeduh kopi disaat langit menangis
dan mengalirkan liuk genangan air  membentuk bendungan
sumpah serapahkan menanggalkan semua
Lunglai termakan tanah sebelum melewati sudut-sudut
Sisa-sisa debu beranjak digiring air

Helaan nafasku seakan tertimbun lumpur
Sepotong bayang bersijingkat memperkosa angan
ingin kulantangkan suara, namun pijak dahaga memelas
sekawanan kata rindu lalu-lalang melintas
denyar nadi meruat tak karuan
ingin kusumbat laju malam
Hingga pagi tak menyapa
Tapi denting waktu tak bermain kompromi

Kurajut kembali sisa-sisa harap
Yang tersangkut pekatnya malam
Aku ingin menyunting bulan
Menyusup relung pusaran hati
Hingga bisa menyongsong pagi
Menyulam kembali sobekan hati
Menabur kasih sepanjang waktu

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Pengikut

Cari Blog Ini

Labels

Download

Recent Posts