Minggu, 26 April 2015

Salah Bicara Akibatnya Fatal

Hari yang menyenangkan ketika dering telpons Saya berbunyi. Cepat - cepat saya sambar hp digengaman teman yang dari tadi bermain Get rich. No baru? siapa gerangan dengan gaya anak alay tangan mengeser layar answer " Halo" kata saya dengan nada yang datar. Tak ada jawaban "Halo" Halo!!!!!  . "ia Halo papa ada buat apa?" Omg suara itu . Cepat - cepat saya turunkan nada bicara "bagaimana kabar?" saya mulai pembicaraan. "Sonde usah pura - pura lupa. Bapa marah B ya?" tanyanya dengan suara khasnya. saya terdiam "Bukannya begitu B. Lino sebenarnya sangat merindu tapi lino lagi sibuk ahir ahir ini. "Oh mungkin sekarang B sonde begitu penting lai andia lino su lupa" katanya. What? "Ah maksud lino. Lino pikir B sibuk jadi lino takut ganggu " cepat - cepat aku memperbaiki jawaban pertama takutnya tersingung. "Ya sudahlah kalau lino sibuk B sudah menggangu lain waktu nanti bai telpon lagi."  "Sonde - sonde lino sonde sibuk" belum selesai saya mengucapkan kata itu terdengar bunyi tut... tutt. tuttt. saya mencoba menghubunggi lagi tapi telponya tidak diangkat- angkat juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar