Rabu, 13 Mei 2015
Pupus
Pupus
By Lino Neparasi
Tak tau apa yang ku rasa
ketika warna itu mulai tak bermakna
ketitipkan separuh harap pada rembulan
cahaya mulai redup seakan tertawan
ketika sentuhan ego mengusik kedamaian
kulantunkan sebaris doa pengharapan
Kemana janji yang pernah terucap ?
mungkinkah hanya pemanis atau sandiwara ?
ketika rasa ini semakin dalam tertancap
kerapuan seakan mengancam dada
aku tak mau berselimut kepura - puraan
biarlah terungkap tanpa paksaan
Kaki engan berjalan bersama
tangan tak mampu kugengam
terkikis semua rasa yang pernah ada
tiba waktunya mulut bergumam
sebaris penyesalan pun ada
dalam setiap perjalanan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar