Selasa, 12 Juli 2016

Waktu

Hujan perlahan mengais debu-debu jalanan
Membenamnya bahkan mengusurnya sudut-sudut tepi
Musim berdesik-desik menguak kembali pahatan-pahatan yang bernama hitam
Ketika bongkahan-bongkahan warna itu tercecer menuju titik cahaya
Dan lintasan mata menjalar mengintai barisan warna
Siapa yang mengukir kerikil dan menyayat catatan malam
Perhelatan kemenangan semakin tampak di ujung jalan
Tembangkan senadung nada ria pemecah kesunyian
Berjalanan dan terus berjalan melintasi samudra
meluncur mengubah haluan menuju lingkaran mata angin
Tak mau mengiba, biarkan dibilang congkak
Kemarin mereka mengepung dan seolah-olah menerkam
Aungannya bahkan meredam bara api yang hanya secuil
Tapi, tak bisa dikoyaknya keteguhan
Yang kulafaskan dalam lingkar sepiku
Aku tak menapik nyaliku menciut
Namun kususun kembali gumpalan-gumpalan keberanian
Dan ku pekikkan kebebasan

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Pengikut

Cari Blog Ini

Labels

Download

Recent Posts