Selasa, 29 Desember 2015

Dia Datang

Dia Datang
By Natalino Neparasi
Seringkali aku lupakan pengorbanan yang Dia berikan
Kuterlena dalam bayang-bayang belukar yang mengelilingi
semerah kismis kutoreh pada jejak-jejak perjalanan
Kesuir angin dan hantaman derai hujan tak mampu pudarkan
Dibaringkannya aku pada pohon ketapang yang rindang
Kutemukan seraut bayang ketika dedaunan mulai berguguran
Muara waktu berdenting tanda waktu tlah tiba
Baliklah jika Merah flamboyang mulai menghias jalananan
Tercabik-cabik perih menjalar disetiap helaan nafas.
Ini tahun keberapa?
Ini janji keberapa?
Biarlah aku menjelma menjadi angin
Kusebarkan, kuhampiri, kuisi, setiap dinding-dinding kosong
Yang mengharapkan kedatanganku.
Ah Dia datang! Kiri-kanan semuanya bernuansa mewah
Glorya, Wangi-wangian kue mencumbu
Kutakarkan semua rasa menjadi padu
Menyongsong Sang Juruslamat
Robohkanlah gubuk kekwatiran dan kegelisan
Gantikan dengan menara kemenangan dan kedamaian.

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Pengikut

Cari Blog Ini

Labels

Download

Recent Posts