Penghujung Tahun
Neparasi Natalino
Aku berlayar setahun lamanya
Mengintari samudera
Diombang-abingkanya kapalku
Terkoyak layarku tak kuasa menahan hantaman angin
Dipukulnya kemudiku hinga kehilangan arah
Terdampar ku di pesisir
Berlabuh saat sang surya menutup mata
Terbebas aku dari cengkraman badai
Dari amukan angin delapan penjuru
Kusulut api penghangat dada
Berkobar getir hati memahat pelangi
Yang mulai luntur termakan waktu
Dulu setangkai berbuah tiga delima
Sekarang kutukan menerjang
Disihirnya akar delima menjadikan tangkai kering
Terlepas bagai bola tak beriringan
Dilembah ini ku bangun pondok
Menganga pintu memanggil deru ombak
Asinya air laut penyedap rasa
Bergulat pada hausnya merangkai mimpi
Aku ingin besok segera terbangun
Memahat mimpi yang pernah kutulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar