Kamis, 03 Desember 2015

Puisi Desember

Desember Hitam Putih
By Natalino
Ketika Desember menyapa
memori seakan terus mengintai pergerakan
Ku coba menghalau tapi ditancapnya begitu mendalam
Aku terkapar setengah mati mengiba
Belum juga hujan datang menyalami
Tapi sembab mata dipembaringan selalu menemani
Aku pecundang, tak mampu meninju langit.
Padahal kemarin sayap sudah kurangkai


Di jalan-jalan gelap telah kuserukan janji janji
Kepada para bedeba yang setiap saat ingin menebas aku
Aku tergelincir ketika hujan desember datang mengusik
Bentengku terporak poranda ketika angin barat mulai mengamuk
Peperangan kecil melumpukan ego dan membuatku terkapar
Sendiri menyelami setiap tindak tanduk jejak perantau

Dekapan, hangat, sentuhan, seakan terus mengintai dinding ingatanku
Bungga flamboyan mengepung kelana imajiku
Hitam putih mengusik logikaku
Ku coba bentengi diri dengan kemah ego yang kuat.
Persedian makanan di kemah begitu lengkap
Tapi Aku tetap saja seperti singa kelaparan siap menyergap
Aku bersikukuh pada bulan untuk meminjam cahaya
Nantikalah aku, Teguhkanlah aku. kuatkanlah aku
Pada janji janji yang pernah terucap
Aku berseru pada Tuhan
Terseret dalam ruang dan waktu
Aku ingin pulang.

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Pengikut

Cari Blog Ini

Labels

Download

Recent Posts